Rabu, 01 Juli 2009

Muslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

Zanikhan Sadeli has posted a new blog entry.


Manage alerts settings

Blog EntryMuslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan SunnahPosted by Zanikhan on Jul 2, '09 8:05 AM for everyone
Muslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah h1 a:hover {background-color:#888;color:#fff ! important;} div#emailbody table#itemcontentlist tr td div ul { list-style-type:square; padding-left:1em; } div#emailbody table#itemcontentlist tr td div blockquote { padding-left:6px; border-left: 6px solid #dadada; margin-left:1em; } div#emailbody table#itemcontentlist tr td div li { margin-bottom:1em; margin-left:1em; } table#itemcontentlist tr td a:link, table#itemcontentlist tr td a:visited, table#itemcontentlist tr td a:active, ul#summarylist li a { color:#000099; font-weight:bold; text-decoration:none; } img {border:none;}

Muslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah


Amalan di Bulan Rajab

Posted: 30 Jun 2009 06:47 PM PDT

Segala puji bagi Allah Rabb Semesta Alam, shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan para pengikut beliau hingga akhir zaman. Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah Ta’ala karena pada saat ini kita telah memasuki salah satu bulan haram yaitu bulan Rajab. Apa saja yang ada di balik bulan Rajab dan apa saja amalan di dalamnya? Insya Allah dalam artikel yang singkat ini, kita akan membahasnya. Semoga Allah memberi taufik dan kemudahan untuk menyajikan pembahasan ini di tengah-tengah pembaca sekalian.

Rajab di Antara Bulan Haram

Bulan Rajab terletak antara bulan Jumadil Akhir dan bulan Sya’ban. Bulan Rajab sebagaimana bulan Muharram termasuk bulan haram. Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (Qs. At Taubah: 36)

Ibnu Rajab mengatakan, “Allah Ta’ala menjelaskan bahwa sejak penciptaan langit dan bumi, penciptaan malam dan siang, keduanya akan berputar di orbitnya. Allah pun menciptakan matahari, bulan dan bintang lalu menjadikan matahari dan bulan berputar pada orbitnya. Dari situ muncullah cahaya matahari dan juga rembulan. Sejak itu, Allah menjadikan satu tahun menjadi dua belas bulan sesuai dengan munculnya hilal.

Satu tahun dalam syariat Islam dihitung berdasarkan perpuataran dan munculnya bulan, bukan dihitung berdasarkan perputaran matahari sebagaimana yang dilakukan oleh Ahli Kitab.” (Latho-if Al Ma’arif, 202)

Lalu apa saja empat bulan suci tersebut? Dari Abu Bakroh, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

“Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679)

Jadi empat bulan suci yang dimaksud adalah (1) Dzulqo’dah; (2) Dzulhijjah; (3) Muharram; dan (4) Rajab.

Di Balik Bulan Haram

Lalu kenapa bulan-bulan tersebut disebut bulan haram? Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah mengatakan, “Dinamakan bulan haram karena dua makna.

Pertama, pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.

Kedua, pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan tersebut. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan.” (Lihat Zaadul Maysir, tafsir surat At Taubah ayat 36)

Karena pada saat itu adalah waktu sangat baik untuk melakukan amalan ketaatan, sampai-sampai para salaf sangat suka untuk melakukan puasa pada bulan haram. Sufyan Ats Tsauri mengatakan, “Pada bulan-bulan haram, aku sangat senang berpuasa di dalamnya.” (Latho-if Al Ma’arif, 214)

Ibnu ‘Abbas mengatakan, “Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci, melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar, dan amalan sholeh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak.” (Latho-if Al Ma’arif, 207)

Bulan Haram Mana yang Lebih Utama?

Para ulama berselisih pendapat tentang manakah di antara bulan-bulan haram tersebut yang lebih utama. Ada ulama yang mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Rajab, sebagaimana hal ini dikatakan oleh sebagian ulama Syafi’iyah. Namun An Nawawi (salah satu ulama besar Syafi’iyah) dan ulama Syafi’iyah lainnya melemahkan pendapat ini. Ada yang mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Muharram, sebagaimana hal ini dikatakan oleh Al Hasan Al Bashri dan pendapat ini dikuatkan oleh An Nawawi. Sebagian ulama yang lain mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Dzulhijjah. Ini adalah pendapat Sa’id bin Jubair dan lainnya, juga dinilai kuat oleh Ibnu Rajab dalam Latho-if Al Ma’arif (hal. 203).

Hukum yang Berkaitan Dengan Bulan Rajab

Hukum yang berkaitan dengan bulan Rajab amatlah banyak, ada beberapa hukum yang sudah ada sejak masa Jahiliyah. Para ulama berselisih pendapat apakah hukum ini masih tetap berlaku ketika datang Islam ataukah tidak. Di antaranya adalah haramnya peperangan ketika bulan haram (termasuk bulan Rajab). Para ulama berselisih pendapat apakah hukum ini masih tetap diharamkan ataukah sudah dimansukh (dihapus hukumnya). Mayoritas ulama menganggap bahwa hukum tersebut sudah dihapus. Ibnu Rajab mengatakan, “Tidak diketahui dari satu orang sahabat pun bahwa mereka berhenti berperang pada bulan-bulan haram, padahal ada faktor pendorong ketika itu. Hal ini menunjukkan bahwa mereka sepakat tentang dihapusnya hukum tersebut.” (Lathoif Al Ma’arif, 210)

Begitu juga dengan menyembelih (berkurban). Di zaman Jahiliyah dahulu, orang-orang biasa melakukan penyembelihan kurban pada tanggal 10 Rajab, dan dinamakan ‘atiiroh atau Rojabiyyah (karena dilakukan pada bulan Rajab). Para ulama berselisih pendapat apakah hukum ‘atiiroh sudah dibatalkan oleh Islam ataukah tidak. Kebanyakan ulama berpendapat bahwa ‘atiiroh sudah dibatalkan hukumnya dalam Islam. Hal ini berdasarkan hadits Bukhari-Muslim, dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ فَرَعَ وَلاَ عَتِيرَةَ

“Tidak ada lagi faro’ dan  ‘atiiroh.” (HR. Bukhari no. 5473 dan Muslim no. 1976). Faro’ adalah anak pertama dari unta atau kambing, lalu dipelihara dan nanti akan disembahkan untuk berhala-berhala mereka.

Al Hasan Al Bashri mengatakan, “Tidak ada lagi ‘atiiroh dalam Islam. ‘Atiiroh hanya ada di zaman Jahiliyah. Orang-orang Jahiliyah biasanya berpuasa di bulan Rajab dan melakukan penyembelihan ‘atiiroh pada bulan tersebut. Mereka menjadikan penyembelihan pada bulan tersebut sebagai ‘ied (hari besar yang akan kembali berulang) dan juga mereka senang untuk memakan yang manis-manis atau semacamnya ketika itu.” Ibnu ‘Abbas sendiri tidak senang menjadikan bulan Rajab sebagai ‘ied.

‘Atiiroh sering dilakukan berulang setiap tahunnya sehingga menjadi ‘ied (sebagaimana Idul Fitri dan Idul Adha), padahal ‘ied (perayaan) kaum muslimin hanyalah Idul Fithri, Idul Adha dan hari tasyriq. Dan kita dilarang membuat ‘ied selain yang telah ditetapkan oleh ajaran Islam. Ada sebuah riwayat,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَنْهَى عَن صِيَامِ رَجَبٍ كُلِّهِ ، لِاَنْ لاَ يَتَّخِذَ عِيْدًا.

“Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang berpuasa pada seluruh hari di bulan Rajab agar tidak dijadikan sebagai ‘ied.” (HR. ‘Abdur Rozaq, hanya sampai pada Ibnu ‘Abbas (mauquf). Dikeluarkan pula oleh Ibnu Majah dan Ath Thobroniy dari Ibnu ‘Abbas secara marfu’, yaitu sampai pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam)

Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan, “Intinya, tidaklah dibolehkan bagi kaum muslimin untuk menjadikan suatu hari sebagai ‘ied selain apa yang telah dikatakan oleh syari’at Islam sebagai ‘ied yaitu Idul Fithri, Idul Adha dan hari tasyriq. Tiga hari ini adalah hari raya dalam setahun. Sedangkan ‘ied setiap pekannya adalah pada hari Jum’at. Selain hari-hari tadi, jika dijadikan sebagai ‘ied dan perayaan, maka itu berarti telah berbuat sesuatu yang tidak ada tuntunannya dalam Islam (alias bid’ah).” (Latho-if Al Ma’arif, 213)

Hukum lain yang berkaitan dengan bulan Rajab adalah shalat dan puasa.

Mengkhususkan Shalat Tertentu dan Shalat Roghoib di bulan Rajab

Tidak ada satu shalat pun yang dikhususkan pada bulan Rajab, juga tidak ada anjuran untuk melaksanakan shalat Roghoib pada bulan tersebut.

Shalat Roghoib atau biasa juga disebut dengan shalat Rajab adalah shalat yang dilakukan di malam Jum’at pertama bulan Rajab antara shalat Maghrib dan Isya. Di siang harinya sebelum pelaksanaan shalat Roghoib (hari kamis pertama  bulan Rajab) dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah. Jumlah raka’at shalat Roghoib adalah 12 raka’at. Di setiap raka’at dianjurkan membaca Al Fatihah sekali, surat Al Qadr 3 kali, surat Al Ikhlash 12 kali. Kemudian setelah pelaksanaan shalat tersebut dianjurkan untuk membaca shalawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sebanyak 70 kali.

Di antara keutamaan yang disebutkan pada hadits yang menjelaskan tata cara shalat Raghaib adalah dosanya walaupun sebanyak buih di lautan akan diampuni dan bisa memberi syafa’at untuk 700 kerabatnya. Namun hadits yang menerangkan tata cara shalat Roghoib dan keutamaannya adalah hadits maudhu’ (palsu). Ibnul Jauzi meriwayatkan hadits ini dalam Al Mawdhu’aat (kitab hadits-hadits palsu).

Ibnul Jauziy rahimahullah mengatakan, "Sungguh, orang  yang telah membuat bid’ah dengan membawakan hadits palsu ini sehingga menjadi motivator bagi orang-orang untuk melakukan shalat Roghoib dengan sebelumnya melakukan puasa, padahal siang hari pasti terasa begitu panas. Namun ketika berbuka mereka tidak mampu untuk makan banyak. Setelah itu mereka harus melaksanakan shalat Maghrib lalu dilanjutkan dengan melaksanakan shalat Raghaib. Padahal dalam shalat Raghaib, bacaannya tasbih begitu lama, begitu pula dengan sujudnya. Sungguh orang-orang begitu susah ketika itu. Sesungguhnya aku melihat mereka di bulan Ramadhan dan tatkala mereka melaksanakan shalat tarawih, kok tidak bersemangat seperti melaksanakan shalat ini?! Namun shalat ini di kalangan awam begitu urgent. Sampai-sampai orang yang biasa tidak hadir shalat Jama’ah pun ikut melaksanakannya.” (Al Mawdhu’aat li Ibnil Jauziy, 2/125-126)

Shalat Roghoib ini pertama kali dilaksanakan di Baitul Maqdis, setelah 480 Hijriyah dan tidak ada seorang pun yang pernah melakukan shalat ini sebelumnya. (Al Bida’ Al Hawliyah, 242)

Ath Thurthusi mengatakan, “Tidak ada satu riwayat yang menjelaskan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat ini. Shalat ini juga tidak pernah dilakukan oleh para sahabat radhiyallahu ‘anhum, para tabi’in, dan salafush sholeh –semoga rahmat Allah pada mereka-.” (Al Hawadits wal Bida’, hal. 122. Dinukil dari Al Bida’ Al Hawliyah, 242)

Mengkhususkan Berpuasa di Bulan Rajab

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Adapun mengkhususkan bulan Rajab dan Sya’ban untuk berpuasa pada seluruh harinya atau beri’tikaf pada waktu tersebut, maka tidak ada tuntunannya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat mengenai hal ini. Juga hal ini tidaklah dianjurkan oleh para ulama kaum muslimin. Bahkan yang terdapat dalam hadits yang shahih (riwayat Bukhari dan Muslim) dijelaskan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa banyak berpuasa di bulan Sya’ban. Dan beliau dalam setahun tidaklah pernah banyak berpuasa dalam satu bulan yang lebih banyak dari bulan Sya’ban, jika hal ini dibandingkan dengan bulan Ramadhan.

Adapun melakukan puasa khusus di bulan Rajab, maka sebenarnya itu semua adalah berdasarkan hadits yang seluruhnya lemah (dho’if) bahkan maudhu’ (palsu). Para ulama tidaklah pernah menjadikan hadits-hadits ini sebagai sandaran. Bahkan hadits-hadits yang menjelaskan keutamaannya adalah hadits yang maudhu’ (palsu) dan dusta.”(Majmu’ Al Fatawa, 25/290-291)

Bahkan telah dicontohkan oleh para sahabat bahwa mereka melarang berpuasa pada seluruh hari bulan Rajab karena ditakutkan akan sama dengan puasa di bulan Ramadhan, sebagaimana hal ini pernah dicontohkan oleh ‘Umar bin Khottob. Ketika bulan Rajab, ‘Umar pernah memaksa seseorang untuk makan (tidak berpuasa), lalu beliau katakan,

لَا تُشَبِّهُوهُ بِرَمَضَانَ

“Janganlah engkau menyamakan puasa di bulan ini (bulan Rajab) dengan bulan Ramadhan.” (Riwayat ini dibawakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Al Fatawa, 25/290 dan beliau mengatakannya shahih. Begitu pula riwayat ini dikatakan bahwa sanadnya shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Irwa’ul Gholil)

Adapun perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk berpuasa di bulan-bulan haram yaitu bulan Rajab, Dzulqo’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, maka ini adalah perintah untuk berpuasa pada empat bulan tersebut dan beliau tidak mengkhususkan untuk berpuasa pada bulan Rajab saja. (Lihat Majmu’ Al Fatawa, 25/291)

Imam Ahmad mengatakan, “Sebaiknya seseorang tidak berpuasa (pada bulan Rajab) satu atau dua hari.” Imam Asy Syafi’i mengatakan, “Aku tidak suka jika ada orang yang menjadikan menyempurnakan puasa satu bulan penuh sebagaimana puasa di bulan Ramadhan.” Beliau berdalil dengan hadits ‘Aisyah yaitu ‘Aisyah tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh pada bulan-bulan lainnya sebagaimana beliau menyempurnakan berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan. (Latho-if Ma’arif, 215)

Ringkasnya, berpuasa penuh di bulan Rajab itu terlarang jika memenuhi tiga point berikut:

  1. Jika dikhususkan berpuasa penuh pada bulan tersebut, tidak seperti bulan lainnya sehingga orang-orang awam dapat menganggapnya sama seperti puasa Ramadhan.
  2. Jika dianggap bahwa puasa di bulan tersebut adalah puasa yang dikhususkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana sunnah rawatib (sunnah yang mengiringi amalan yang wajib).
  3. Jika dianggap bahwa puasa di bulan tersebut memiliki keutamaan pahala yang lebih dari puasa di bulan-bulan lainnya. (Lihat Al Hawadits wal Bida’, hal. 130-131. Dinukil dari Al Bida’ Al Hawliyah, 235-236)

Perayaan Isro’ Mi’roj

Sebelum kita menilai apakah merayakan Isro’ Mi’roj ada tuntunan dalam agama ini ataukah tidak, perlu kita tinjau terlebih dahulu, apakah Isro’ Mi’roj betul terjadi pada bulan Rajab?

Perlu diketahui bahwa para ulama berselisih pendapat kapan terjadinya Isro’ Mi’roj. Ada ulama yang mengatakan pada bulan Rajab. Ada pula yang mengatakan pada bulan Ramadhan.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Tidak ada dalil yang tegas yang menyatakan terjadinya Isro’ Mi’roj pada bulan tertentu atau sepuluh hari tertentu atau ditegaskan pada tanggal tertentu. Bahkan sebenarnya para ulama berselisih pendapat mengenai hal ini, tidak ada yang bisa menegaskan waktu pastinya.” (Zaadul Ma’ad, 1/54)

Ibnu Rajab mengatakan, “Telah diriwayatkan bahwa di bulan Rajab ada kejadian-kejadian yang luar biasa. Namun sebenarnya riwayat tentang hal tersebut tidak ada satu pun yang shahih. Ada riwayat yang menyebutkan bahwa beliau dilahirkan pada awal malam bulan tersebut. Ada pula yang menyatakan bahwa beliau diutus pada 27 Rajab. Ada pula yang mengatakan bahwa itu terjadi pada 25 Rajab. Namun itu semua tidaklah shahih.”

Abu Syamah mengatakan, “Sebagian orang menceritakan bahwa Isro’ Mi’roj terjadi di bulan Rajab. Namun para pakar Jarh wa Ta’dil (pengkritik perowi hadits) menyatakan bahwa klaim tersebut adalah suatu kedustaan.” (Al Bida’ Al Hawliyah, 274)

Setelah kita mengetahui bahwa penetapan Isro’ Mi’roj sendiri masih diperselisihkan, lalu bagaimanakah hukum merayakannya?

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Tidak dikenal dari seorang dari ulama kaum muslimin yang menjadikan malam Isro’ memiliki keutamaan dari malam lainnya, lebih-lebih dari malam Lailatul Qadr. Begitu pula para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik tidak pernah mengkhususkan malam Isro’ untuk perayaan-perayaan tertentu dan mereka pun tidak menyebutkannya. Oleh karena itu, tidak diketahui tanggal pasti dari malam Isro’ tersebut.” (Zaadul Ma’ad, 1/54)

Begitu pula Syaikhul Islam mengatakan, “Adapun melaksanakan perayaan tertentu selain dari hari raya yang disyari’atkan (yaitu idul fithri dan idul adha, pen) seperti perayaan pada sebagian malam dari bulan Rabi’ul Awwal (yang disebut dengan malam Maulid Nabi), perayaan pada sebagian malam Rojab (perayaan Isro’ Mi’roj), hari ke-8 Dzulhijjah, awal Jum’at dari bulan Rojab atau perayaan hari ke-8 Syawal -yang dinamakan orang yang sok pintar (alias bodoh) dengan Idul Abror (ketupat lebaran)-; ini semua adalah bid’ah yang tidak dianjurkan oleh para salaf (sahabat yang merupakan generasi terbaik umat ini) dan mereka juga tidak pernah melaksanakannya.” (Majmu’ Fatawa, 25/298)

Ibnul Haaj mengatakan, “Di antara ajaran yang tidak ada tuntunan yang diada-adakan di bulan Rajab adalah perayaan malam Isro’ Mi’roj pada tanggal 27 Rajab.” (Al Bida’ Al Hawliyah, 275)

Catatan penting:

Banyak tersebar di tengah-tengah kaum muslimin sebuah riwayat dari Anas bin Malik. Beliau mengatakan, “Ketika tiba bulan Rajab, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengucapkan,

“Allahumma baarik lanaa fii Rojab wa Sya’ban wa ballignaa Romadhon [Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban dan perjumpakanlah kami dengan bulan Ramadhan]“.”

Hadits ini dikeluarkan oleh Ahmad dalam musnadnya, Ibnu Suniy dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah. Namun perlu diketahui bahwa hadits ini adalah hadits yang lemah (hadits dho’if) karena di dalamnya ada perowi yang bernama Zaidah bin Abi Ar Ruqod. Zaidah adalah munkarul hadits (banyak keliru dalam meriwayatkan hadits) sehingga hadits ini termasuk hadits dho’if. Hadits ini dikatakan dho’if (lemah) oleh Ibnu Rajab dalam Lathoif Ma’arif (218), Syaikh Al Albani dalam tahqiq Misykatul Mashobih (1369), dan Syaikh Syu’aib Al Arnauth dalam Takhrij Musnad Imam Ahmad.

Demikian pembahasan kami mengenai amalan-amalan di bulan Rajab dan beberapa amalan yang keliru yang dilakukan di bulan tersebut. Semoga Allah senantiasa memberi taufik dan hidayah kepada kaum muslimin. Semoga Allah menunjuki kita ke jalan kebenaran.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Allahumma sholli 'ala Nabiyyina Muhammad wa 'ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Selesai disusun di Wisma MTI, 5 Rajab 1430 H

***
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel www.muslim.or.id





Add a Comment
   




Copyright 2009 Multiply Inc, 6001 Park of Commerce, Boca Raton, FL 33487, USA
Stop e-mails, view our privacy policy, or report abuse: click here

<span style="display: none;" class="icon"><link rel="shortcut icon" href=...

Zanikhan Sadeli has posted a new blog entry.


Manage alerts settings

Blog Entry.:: Official WebPosted by Zanikhan on Jul 2, '09 5:32 AM for everyone
Official Weblog Zanikhan h1 a:hover {background-color:#888;color:#fff ! important;} div#emailbody table#itemcontentlist tr td div ul { list-style-type:square; padding-left:1em; } div#emailbody table#itemcontentlist tr td div blockquote { padding-left:6px; border-left: 6px solid #dadada; margin-left:1em; } div#emailbody table#itemcontentlist tr td div li { margin-bottom:1em; margin-left:1em; } table#itemcontentlist tr td a:link, table#itemcontentlist tr td a:visited, table#itemcontentlist tr td a:active, ul#summarylist li a { color:#000099; font-weight:bold; text-decoration:none; } img {border:none;}

<span style="display: none;" class="icon"><link rel="shortcut icon" href="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/79.gif" type="image/x-icon /"></link></span><!-- Awal tag // // --><a href="http://www.zanikhan.multiply.com"><b>.:: Official Web


Indonesia-Selandia Baru Bahas Sertifikasi Halal

Posted: 30 Jun 2009 11:46 PM PDT

By Republika Newsroom
Kamis, 25 Juni 2009

JAKARTA--Indonesia dan Selandia Baru masih terus membicarakan tentang sertifikasi halal daging sapi yang diimpor dari negara itu. Menlu Hassan Wirajuda mengutarakan, soal sertifikasi halal merupakan persyaratan yang sepenuhnya ditetapkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal ini termasuk proses pemotongan dan pengolahan daging. Di Selandia Baru, sebelum disembelih, sapi dibuat pingsan terlebih dahulu. Persoalannya, jika sapi itu dipotong sudah menjadi bangkai, maka bagi Muslim itu tak bisa dikonsumsi.

"Jadi masalah ini sangat teknis. Syaratnya mungkin sudah ditetapkan dan diterima oleh Selandia Baru namun prosesnya, untuk memastikan syarat itu terpenuhi butuh waktu," katanya usai bertemu Menlu Selandia Baru, Murray McCully, di Jakarta, Kamis (25/6).

MUI memberikan waktu bagi Selandia Baru hingga Oktober. Hassan mengungkapkan, kemungkinan MUI juga memiliki fleksibilitas dalam melakukan pembicaraan soal hal sertifikasi halal tersebut.

Indone...



MUI Akui 8 Lembaga Sertifikasi Halal Australia

Posted: 30 Jun 2009 11:45 PM PDT


By Republika Newsroom
Jumat, 26 Juni 2009

BRISBANE--Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengakui lembaga sertifikasi halal Australia bagi produk daging ekspor negara itu ke pasar Indonesia. Mereka dinilai telah memenuhi aturan dan standardisasi halal MUI.

"Ada delapan yang kita akui," kata Ketua MUI, KH Ma'ruf Amin. Ia menjadi pembicara tentang peran dan tanggung jawab MUI terhadap kemaslahatan umat Islam Indonesia dalam acara silaturahmim dengan puluhan anggota Perhimpunan Komunitas Muslim Indonesia di Brisbane (IISB), Rabu (24/6) lalu.

Namun Ma'ruf Amin tidak merinci nama-nama kedelapan lembaga sertifikasi halal Australia yang telah mendapat rekomendasi MUI tersebut. Ia mengatakan, kunjungannya bersama sejumlah pengurus MUI Pusat lainnya selama sepekan ke Melbourne, Sydney, dan Brisbane, sejak 20 Juni berkaitan dengan tugas MUI melindungi konsumen Muslim Indonesia yang mengonsumsi daging impor dari Australia.

Selain Ma'ruf Amin, turut serta dalam delegasi pengurus MUI Pusat ke A...



Depag: Tidak Ada Instruksi Tunda Haji 2009

Posted: 30 Jun 2009 11:43 PM PDT

By Republika Newsroom
Senin, 29 Juni 2009

BANDA ACEH--Kantor Wilayah Departemen Agama (Kanwil Depag) Provinsi Aceh menyatakan tidak menerima instruksi penundaan haji untuk tahun 2009.

"Kita tidak menerima instruksi tentang penundaan ibadah haji 2009," kata Kepala Kanwil Depag Provinsi Aceh, H. A. Rahman TB yang dihubungi ANTARA di Banda Aceh, Senin.

Pernyataan itu disampaikan berkaitan permintaan agar pemerintah pusat menunda pengiriman jamaah haji Indonesia tahun ini, menyusul keputusan fatwa haram Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat terhadap vaksin meningitis bagi calon jamaah haji.

A. Rahman TB mengatakan, sistem haji di Indonesia bersifat nasional dan bukan regional, sehingga pihak penyelenggara haji di setiap daerah tetap merujuk pada keputusan pemerintah pusat.

"Penyelenggaraan haji bersifat nasional dan bukan regional. Daerah tidak punya hak memutuskan penundaan. Lagipula kita belum menerima keputusan dari pemerintah pusat mengenai penundaan keberangkatan haji 2009," ...



Shafa dan Marwah Simbol Kewajiban Manusia untuk Berusaha

Posted: 30 Jun 2009 11:37 PM PDT

By Republika Newsroom
Senin, 29 Juni 2009

Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah

Bukit Shafa dan Marwah adalah dua buah bukit yang terletak dekat dengan Ka'bah (Baitullah). Bukit Shafa dan Marwah ini memiliki sejarah yang sangat penting dalam dunia Islam, khususnya dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Bukit Shafa dan Marwah yang berjarak sekitar 450 meter itu, menjadi salah satu dari rukun haji dan umrah, yakni melaksanakan Sa'i.

Ibadah Sa'i adalah berjalan kaki dan berlari-lari kecil di antara kedua bukit tersebut, sebanyak tujuh kali (bolak-balik) dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah dan sebaliknya. Dan, ketika melintasi Bathnul Waadi, yaitu kawasan yang terletak di antara Bukit Shafa dan Marwah (saat ini ditandai dengan lampu neon berwarna hijau), para jamaah pria disunahkan untuk berlari-lari kecil, sedangkan untuk jamaah wanita berjalan cepat. Ibadah Sa'i boleh dilakukan dalam keadaan tidak berwudhu dan oleh wanita yang datang haid atau nifas.

Jauh se...



Pencuri Nginap Sepekan di Rumah Korban

Posted: 30 Jun 2009 11:32 PM PDT

By Republika Newsroom
Rabu, 01 Juli 2009

BEIJING-- Polisi menyatakan seorang pria memasuki satu rumah di Cincinnati, Ohio, AS, dan tetap berada di sana selama satu pekan, sambil nonton televisi dan tidur di ruang tidur utama, sementara keluarga pemilik rumah sedang berlibur, demikian laporan media Selasa (30/6).

Departemen Sheriff Kabupaten Hamilton membekuk Nicholas Truesdell (19), Jumat, lalu dan mendakwa dia melakukan  pencurian serta menggunakan kendaraan secara tidak sah. Truesdell diseret ke pengadilan Sabtu.

Pemerintah menyatakan ia memasuki rumah dengan empat kamar tidur melalui jendela belakang pada 16 Juni. Ia juga memakai komputer dan mengendarai mobil keluarga itu, Nissan Altima 2007, untuk berkeliling selama lebih dari 48 jam, seperti yang ia katakan bahwa ia "merasa seperti di rumah sendiri". (xinhua-oana/ant/rin)

 http://zanikhan.multiply.com/profile



AP Source: Jackson's will puts assets in trust

Posted: 30 Jun 2009 11:32 PM PDT

By RYAN NAKASHIMA, Associated Press Writer Ryan Nakashima, Associated Press Writer – 15 mins ago

LOS ANGELES – The first hints about Michael Jackson's final wishes surfaced Tuesday in a will he signed nearly seven years ago to the day, and although details won't be available until the document is filed in a court, there's nothing to indicate that its instructions are at odds with the hasty arrangements made by the singer's mother and father.

The will gives guardianship over his children to the singer's mother and leaves all his assets in a trust fund, a person with knowledge of the document told The Associated Press on Tuesday.

The will was signed on July 7, 2002, and named as executors Jackson's longtime lawyer John Branca and John McClain, a music executive and a family friend, said the person, who spoke on condition of anonymity because he was not authorized to speak on th...



AP Exclusive: Insomniac Jackson begged for drug

Posted: 30 Jun 2009 11:31 PM PDT

By LYNN ELBER, Associated Press Writer Lynn Elber, Associated Press Writer – 1 hr 50 mins ago

LOS ANGELES – Michael Jackson was so distraught over persistent insomnia in recent months that he pleaded for a powerful sedative despite warnings it could be harmful, says a nutritionist who was working with the singer as he prepared his comeback bid.

Cherilyn Lee, a registered nurse whose specialty includes nutritional counseling, said Tuesday that she repeatedly rejected his demands for the drug, Diprivan, which is given intravenously.

But a frantic phone call she received from Jackson four days before his death made her fear that he somehow obtained Diprivan or another drug to induce sleep, Lee said.

While in Florida on June 21, Lee was contacted by a member of Jackson's staff.

"He called and was very frantic and said, `Michael needs to s...



1.192 Siswa Terima Beasiswa YDSF

Posted: 30 Jun 2009 11:29 PM PDT

By Republika Newsroom
Senin, 29 Juni 2009

SURABAYA -- Sebanyak 1.192 siswa SD, SMP, dan SMA di Jawa Timur, Senin (29/6) menerima beasiswa dari Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF), Surabaya.
Penyerahan beasiswa senilai Rp414 juta itu dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Surabaya Eko Hariyanto, mewakili wali kota di Taman Prestasi, Surabaya. "Fokus kami kepada siswa yatim dan miskin (dhuafa), tapi banyak juga di antara mereka yang berprestasi," kata Humas YDSF Surabaya Pitono Nugroho didampingi stafnya Khoirul Anam.

Di sela-sela penyerahan beasiswa kepada lima perwakilan siswa SD, SMP, dan SMA itu, ia mengatakan, ribuan siswa penerima beasiswa itu terdiri atas 470 siswa SD, 517 siswa SMP, dan 205 siswa SMA. "Penerima beasiswa itu berasal dari Surabaya, Gresik, Madiun, Lamongan, Mojokerto, Tulungagung, Jember, Magetan, dan beberapa daerah lainnya di Jatim," katanya.

Sejak diberikan pada 2000, katanya, program beasiswa Pena Bangsa itu telah diterima ribua...



Michael Jackson Bokek dan Gampang Diporot

Posted: 30 Jun 2009 11:29 PM PDT

By Republika Newsroom
Rabu, 01 Juli 2009

JAKARTA -- Di tahun-tahun terakhir hidupnya, Michael Jackson ternyata benar-benar tak memiliki uang, sering diporotin keluarganya, tak bisa mengurusi anak-anaknya, dan gampang diperalat oleh orang lain.

Fakta ini diungkapkan oleh Grace Rwaramba, sekretaris dan kemudian menjadi pengasuh anak-anaknya yang belasan tahun menemani Michael, kepada koran Inggris, News of the World, edisi 28 Juni 2009.

Grace Rwaramba, wanita yang paling dekat dengan Michael Jackson dan ketiga anaknya, sedang berada di London ketika berita tragedi kematian Michael meledak Kamis itu.

Saat dia bersiap terbang pulang ke AS untuk menenangkan ketiga anak yatim yang ditinggalkan Michael, Grace menerima telepon dari salah seorang keluarga Michael yang isinya sangat mengejutkannya.

Kepada wartawan News of the World, Daphne Barak, perempuan kulit hitam yang menjadi pengasuh anak-anak Michael itu berkata, "Kerabat (Michael) itu bilang, 'Grace, kamu ingat dimana Michael meny...



Androma, Kapsul Anti Kanker

Posted: 30 Jun 2009 11:29 PM PDT

By Republika Newsroom
Jumat, 26 Juni 2009

SURABAYA -- Guru besar Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Prof Dr Drs Sukardiman, Spt, MSc menciptakan kapsul Androma yang merupakan obat antikanker dari bahan herbal (tanaman obat). "Androma itu perpaduan dari kata-kata Latin untuk sambiloto dan kunyit, karena ekstrak antikanker itu memang saya buat dari sambiloto dan kunyit," kata guru besar Fakultas Farmasi (FF) Unair Surabaya itu, Kamis (25/6).

Dalam konferensi pers menjelang pengukuhannya sebagai guru besar ke-375 di Unair (27/6), ia mengatakan, kapsul antikanker itu sudah diuji coba pada beberapa hewan  dengan hasil cukup signifikan, 60 persen mencegah pertumbuhan sel kanker. "Saya sudah bekerja sama dengan Poli Obat Tradisional RSUD dr Soetomo Surabaya untuk melakukan uji coba pada manusia mulai Juli 2009. Bila hasil uji coba sukses, maka kapsul herbal antikanker itu akan diproduksi untuk masyarakat umum," katanya.

Menurut dia, bahan baku Androma sesungguhnya ada di halama...



Stres di Awal Kehamilan, Kurangi BB Janin

Posted: 30 Jun 2009 11:29 PM PDT

By Republika Newsroom
Jumat, 26 Juni 2009

Stres saat bekerja dapat meningkatkan kemungkinan bayi lahir berat badan rendah. Demikian diungkap sebuah penelitian yang dimuat dalam American Journal of Public Health.

Para peneliti asal Belanda menganalisa jawaban dari 8.266 wanita hamil yang mengisi rangkaian pertanyaan mengenai pekerjaan dan lingkungan kerja. Penelitian membuktikan, bekerja selama 32 jam atau lebih per minggu dengan tuntutan yang tinggi selama tri semester awal kehamilan dapat berdampak pada berat badan bayi.

Kombinasi dari stres pekerjaan yang tinggi dan waktu bekerja yang panjang diyakini sebagai hal utama yang mempengaruhi penurunan berat badan janin dan risiko bayi yang lahir dengan berat badan rendah.

"Meskipun umumnya para wanita hamil mengurangi waktu bekerja mereka atau tuntutannya pada akhir kehamilan, hasil yang kami peroleh justru mengungkap mengurangi jam kerja dan tuntutannya akan lebih bermanfaat pada awal kehamilan terutama diantara wanita yang memili...



Pemerintah Sediakan Beasiswa 6.000 Orang Setiap Tahun

Posted: 30 Jun 2009 11:28 PM PDT

By Republika Newsroom
Senin, 29 Juni 2009

SOLO -- Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo mengatakan, pemerintah setiap tahun rata-rata menyediakan anggaran untuk program beasiswa bagi 6.000 orang terdiri atas 4.000 orang di dalam negeri dan 2.000 orang di luar negeri. "Kuota beasiswa sebanyak itu disediakan untuk para dosen, baik yang mengajar di universitas swasta maupun negeri. Silakan berebut dengan sehat untuk mendapat kesempatan beasiswa tersebut," katanya saat pelepasan karya siswa dosen-dosen Perguruan Tinggi Muhammadiyah ke luar negeri di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Senin (29/6).

Jumlah mahasiswa di Indonesia saat ini 4,5 juta lebih, 400 ribu di antaranya belajar di perguruan tinggi Muhammadiyah. "Ini jumlahnya paling banyak," kata Mendiknas. "Untuk itu kalau bantuan pendidikan yang paling banyak diraih Muhammadiyah, bukan karena Mendiknasnya dari Muhammadiyah, tetapi semua mendapat sesuai porsinya masing-masing."

Mendiknas juga meminta UMS...



Solusi Terpadu Stop Merokok

Posted: 30 Jun 2009 11:28 PM PDT

By Republika Newsroom
Rabu, 01 Juli 2009

JAKARTA-- Apakah Anda perokok yang sudah sering mencoba untuk berhenti merokok namun tak kunjung berhasil? Tenang saja, bukan hanya Anda yang mengalami hal tersebut. Sekitar 70 % perokok yang ingin berhenti merokok hanya 5%-10% yang benar-benar dapat berhenti merokok.

Hal tersebut disampaikan dokter spesialis paru dari Klinik Berhenti Merokok Rumah Sakit Persahabatan, Dr. Ahmad Hudoyo, SpP(K). Hudoyo menjelaskan merokok merupakan kebiasaan yang sulit ditinggalkan karena sifat adiktif nikotin. "Perlu niat yang kuat untuk berhenti merokok. Selain itu juga dukungan dari lingkungan sangat diperlukan," ungkap Hudoyo pada launching program Berhenti Merokok di Jakarta, belum lama ini.

Untuk mempermudah terapi berhenti merokok, PT. Pfizer meluncurkan obat yang mengandung Varenicline, zat aktif yang merupakan garam tartrat. Sifat zat ini agonis parsial dan sangat selektif pada reseptor, sehingga dapat membantu mengurangi gejala craving (ketagihan) ...



Seorang WNI Korban Pesawat Yemenia

Posted: 30 Jun 2009 11:27 PM PDT

By Republika Newsroom
Rabu, 01 Juli 2009

JAKARTA-- Seorang wanita Indonesia berinisial RM ikut menjadi korban kecelakaan pesawat Airbus A310-300 milik perusahaan penerbangan Yaman, Yemenia, yang jatuh pada 30 Juni di laut dekat Kepulauan Comoros, Samudera Hindia. "Korban adalah pramugari yang bekerja pada perusahaan enerbangan tersebut. Saat ini belum ada informasi dari otoritas penerbangan Yaman mengenai nasib para korban karena pencarian sedang dilakukan," kata juru bicara Departemen Luar Negeri, Teuku Faizasyah, di Jakarta, Rabu (1/7).

Faizasyah menjelaskan keluarga wanita asal Magetan, Jawa Timur, tersebut sudah diberi tahu mengenai kejadian ini. Pemerintah Indonesia sedang menjajaki kemungkinan untuk mengirimkan keluarga ke Yaman untuk mengetahui kabar terbaru mengenai anaknya.

Pesawat Airbus dengan nomor penerbangan IY 626 tersebut mengangkut 142 penumpang dan 11 awak pesawat. "Sejauh ini, baru seorang gadis berusia 14 tahun yang dilaporkan selamat dari kecelakaan tersebut....



Demonstran Iran Gunakan "Perangkat Lunak HAM"

Posted: 30 Jun 2009 11:27 PM PDT

By Republika Newsroom
Minggu, 28 Juni 2009

OTTAWA -- Lebih dari 18 ribu warga Iran mengunduh (download) suatu perangkat lunak (sofware) yang bisa "mengakali "sensor online". AFP melaporkan, haus kebebasan "online" di Iran, China, Myanmar maupun berbagai tempat di dunia telah mendorong berbagai teknologi untuk mengakali sensor berita dan situs-situs jaringan sosial Internet.

"Ini adalah jawaban atas kebutuhan untuk bisa mengakses informasi yang disangkal," kata pembuat perangkat lunak tersebut, Rafal Rohozinski.

Warga Iran yang marah karena Pilpres dimenangi kembali oleh Presiden Mahmoud Ahmadinejad, menggunakan Facebook, Flickr dan Twitter untuk berkomunikasi dan berkumpul.

Mereka juga mem-posting video kekerasan pasca pemilu maupun demonstrasi ke situs video seperti YouTube. Di sisi lain, pemerintah Teheran makin banyak memblokir akses ke jaringan sosial maupun berita Internet.

Perusahaan asal Kanada, Psiphon, membuat ribuan lubang kecil pada firewall komputer dan membuka pathw...



Kuping Kanan Lebih Baik

Posted: 30 Jun 2009 11:27 PM PDT

By Republika Newsroom
Sabtu, 27 Juni 2009

ROMA -- Para peneliti mengatakan jika anda ingin seseorang berbuat sesuatu, mintalah lewat telinga kanan. Para peneliti Italia menemukan bahwa orang lebih bagus memproses informasi jika permintaan diajukan lewat kuping kanan dalam tiga kali uji coba terpisah.

Mereka meyakini hal itu disebabkan karena sisi kiri otak, yang memang lebih baik dalam memproses permintaan, menerima informasi dari kuping kanan. Penemuan ini dilaporkan dalam jurnal online Naturwissenschaffen.

Dalam penelitian pertama, 286 pengunjung klub dansa diamati saat berbincang sementara musik keras dimainkan. Secara keseluruhan 72 persen interaksi terjadi di sisi kanan pendengaran.

Dalam penelitian kedua, peneliti mendekati 160 pengunjung klub musik, membisikkan kata-kata yang tak bermakna dan menunggu sampel menolehkan kepala untuk menawarkan kuping kiri atau kanan. 
Secara keseluruhan 58% menawarkan kuping kanan kepada peneliti dan 42% menawarkan kuping kiri.

Dalam...



DPR Minta Pemerintah Ajukan Lagi RUU Utang

Posted: 30 Jun 2009 11:27 PM PDT

By Republika Newsroom
Selasa, 30 Juni 2009

JAKARTA -- Seorang anggota DPR Rama Pratama meminta pemerintah segera mengajukan kembali Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengelolaan dan Pemanfaatan Utang Pemerintah karena regulasi pengelolaan dan pemanfaatan utang dinilai kurang mampu mengakomodasi masalah utang pemerintah.

Regulasi setingkat UU memungkinkan utang yang ditarik pemerintah dilakukan dengan pengaturan pengelolaan dan pemanfaatan lebih jelas, terlebih utang pemerintah banyak ditutup oleh utang luar negeri seperti dari pinjaman siaga (standby loan), demikian Rama di Jakarta, Selasa."Krisis global yang mendorong utang luar negeri menempatkan kembali signifikansi RUU ini yang mengatur secara luas mekanisme pengelolaan dan pemanfaatan utang dibanding hanya PP yang lebih banyak mengatur soal-soal administratif," katanya.

Rama menyarankan pemerintah membentuk lembaga pengelolaan utang yang terintegrasi untuk mengatasi masalah daya serap utang, dan temuan-temuan biaya komitmen, sert...



Hindari Rokok, Biaya Nikah Gratis

Posted: 30 Jun 2009 11:27 PM PDT

By Republika Newsroom
Rabu, 01 Juli 2009

RIYADH -- Sebuah lembaga amal di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, muncul dengan gagasan insentif untuk mendorong kaum muda menghentikan merokok yakni membayar semua biaya pernikahan.

Ratusan pria menyatakan tertarik dengan program anti merokok termasuk bukan perokok yang baru mulai dengan kebiasaan barunya sehingga dia akan ikut program ini. Spanduk di Riyadh berbunyi antara lain "Menghentikan kebiasaan merokok tergantung Anda, pernikahan bersama kami."

Di sebagian besar dunia Arab, calon pengantin pria memikul seluruh beban biaya pernikahan. Lembaga amal Purity menyebutkan, partisipan akan menyelesaikan tujuh hari kursus untuk berhenti merokok. Nama pemenang hadiah utama akan diputuskan dalam undian 6 Agustus. Sebanyak 20 pemenang akan mendapatkan mebel.

BBC
dalam laporannya mengatakan, tingginya biaya pernikahan bisa berarti bahwa pria Arab sering menundanya sampai memiliki tabungan cukup untuk mendapatkan pasangan.

Sejumlah pihak di Arab s...



Outsourcing Sulit Dihilangkan

Posted: 30 Jun 2009 11:26 PM PDT

By Republika Newsroom
Rabu, 01 Juli 2009

DEPOK -- Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi, Selasa, mengatakan sistem "outsoarcing" (kontrak lepas) dalam kegiatan usaha sulit dihilangkan.

"Sistem kerja "outsourcing" tersebut sebenarnya dibutuhkan oleh para pengusaha," kata Sofyan dalam satu acara di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI), di Depok, Selasa.

Ia mengatakan tidak semua proyek yang ada dikerjakan dalam jangka waktu panjang dan tidak semua perusahaan memiliki divisi yang khusus membidangi bagian terkecil, sehingga membutuhkan tenaga "outsourcing".

"Kalau bukan pekerjaan inti perusahaan, seperti petugas kebersihan atau keamanan, bisa dilakukan "outsourcing"," katanya.

Yang bisa dilakukan adalah, demikian Sofyan, mengubah, mengaturnya dan memperketat mengenai pesangon dan upah minimum.

Untuk itu, yang perlu dibenahi adalah sistem perundang-undangan mengenai tenaga kerja, mulai dari upah minimum regional hingga jangka waktu pekerja.

Selain i...



Irak Tawar Murah Permintaan Perusahaan Minyak Asing

Posted: 30 Jun 2009 11:26 PM PDT

By Republika Newsroom
Rabu, 01 Juli 2009

BAGHDAD -- Pemerintah Irak melakukan langkah berani dalam menghadapi perusahaan-perusahaan minyak asing dengan menawar rendah tawaran harga kontrak pengusahaan minyak mereka di enam ladang minyak utama Irak.

Perusahaan-perusahaan migas internasional ini lalu mencerca Irak dengan menolak ketentuan Irak bahwa eksploitasi minyak ini hanya demi membangun sektor minyak dan gas negara itu, dalam satu tender yang disebut yang pertama diberikan Irak dalam hampir empat dekade terakhir.

Proses tender berubah menjadi hampir olok-olok manakala Menteri Peminyakan Hussein al-Shahristani meminta perusahaan-perusahaan asing itu memasukkan kembali tawaran mereka setelah tawaran kontrak ditolak oleh perusahaan-perusahaan energi China, AS, Italia, Inggris, Belanda, dan Korea Selatan.

Kontrak jasa pertambangan yang ditawarkan Baghdad didasarkan ketentuan bahwa perusahaan-perusahaan itu hanya akan menerima komisi tetap per barel dari setiap minyak yang disuli...







Add a Comment
   




Copyright 2009 Multiply Inc, 6001 Park of Commerce, Boca Raton, FL 33487, USA
Stop e-mails, view our privacy policy, or report abuse: click here